Referensi Jurnal Skripsi

BAB I

PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang Penelitian

Perkembangan perekonomian pada saat ini sangat tidak menentu, hal tersebut disebabkan oleh gejolak politik yang berpengaruh besar dalam perekonomian bangsa kita. Dapat dilihat dalam situasi yang baru-baru ini melanda bangsa kita, dimulai dari krisis moneter yang berkepanjangan yang mengakibatkan dunia usaha kita banyak yang mengalami keterpurukan. Semua ini terjadi pada perusahaan kecil maupun perusahaan yang besar, bahkan beberapa perusahaan telah mengalami kebangkrutan. Krisis moneter yang terjadi pada tahun 1998 tersebut masih terasa dampaknya hingga sekarang, salah satunya adalah masih tingginya biaya operasi perusahaan yang mengakibatkan perusahaan harus melakukan efisiensi di semua kegiatannya.

Perusahaan yang dapat mempertahankan kehidupan operasinya dalam setiap kegiatan perusahaan, menuntut agar perusahaan untuk lebih berhati-hati dan melakukan analisis terhadap semua aspek yang berhubungan dengan kegiatan tersebut, agar efisiensi dan efektivitas dapat tercapai. Manajemen yang berperan dalam kegiatan perusahaan harus mampu melaksanakan fungsi-fungsi manajemen dan bertanggungjawab dalam setiap keputusan yang diambilnya.  Adapun fungsi­fungsi dari manajemen yaitu planning, organization, staffing, directing dan controlling, dan fungsi manajemen yang terpenting untuk mengupayakan terciptanya sistem pengendalian yang baik yaitu fungsi perencanaan dan fungsi pengendalian. Karena fungsi perencanaan inilah awal dari berbagai kelemahaan yang dimiliki oleh banyak perusahaan di Indonesia, baik pada tingkat regional ataupun lokal, yang seterusnya karena kurang jelasnya rencana, maka pelaksanaannya kurang berfungsi yang akhirnya tujuan organisasi kurang optimal.

Tujuan perusahaan dalam melaksanakan kegiatannya adalah ingin mendapatkan laba yang semaksimal guna mempertahankan kelangsungan operasional dan memungkinkan perusahaan melakukan ekspansi di masa depan. Guna pencapaian tujuan tersebut, maka salah satunya perlu adanya upaya pengendalian biaya. Pengendalian dalam hal biaya adalah salah satunya yang berhubungan dengan proses produksi, yang di dalamnya terdapat biaya produksi. Di dalam biaya produksi terdapat biaya bahan baku, biaya tenaga kerja dan biaya overhead pabrik, dimana ketiganya saling berhubungan. Jika bahan baku, tenaga kerja dan biaya overhead yang dipergunakan kurang baik, maka akan mempengaruhi produk yang dihasilkan. Ini menandakan bahwa perencanaan dan pengendalian pada perusahaan industri tersebut kurang efektif dan efisien, dan hal tersebut akan mempengaruhi tingkat penjualannya.

Skripsi Lengkap (bab 1-5 dan daftar pustaka) untuk judul diatas bisa dimiliki segera dengan mentransfer dana Rp350ribu Rp300ribu. Setelah proses pembayaran selesai skripsi dalam bentuk file/softcopy langsung kita kirim lewat email kamu pada hari ini juga. Layanan informasi ini sekedar untuk referensi semata. Kami tidak mendukung plagiatisme.

Cara pesan: Telpon kami langsung atau ketik Judul yang dipilih dan alamat email kamu kirim ke 0817-273-509 atau 0274-9300600

Kami akan selalu menjaga kepercayaan Anda!

Sejalan dengan perkembangan perusahaan industri, maka manajemen dituntut untuk melakukan perencanaan anggaran dan pengendalian yang efektif dan efisien, sesuai dengan fungsi-fungsi manajerialnya. Sehingga dari perencanaan anggaran dan pengendalian yang efektif dan efisien akan menghasilkan produk yang optimum serta keputusan yang tepat untuk kepentingan dan kemajuan perusahaan agar tujuan perusahaan dapat tercapai.

Dengan adanya perencanaan anggaran biaya produksi diharapkan perusahaan dapat melaksanakan kegiatan yang telah direncanakan sesuai dengan apa yang telah dianggarakan oleh perusahaan, sehingga tidak terjadi penyelewengan-penyelewengan terhadap anggaran biaya produksi. Pengendalian biaya produksi yang didukung oleh seorang controller yang membantu manajer perusahaan untuk menganalisis, melakukan penilaian, merekomendasi serta memberikan informasi-informasi yang berkaitan dengan kegiatan produksi diharapkan kemungkinan penyimpangan yang terjadi dapat ditekan seminimal mungkin, sehingga sesuai dengan tujuan perusahaan, yaitu dalam mencapai efektivitas terhadap biaya produksi.

Berdasarkan uraian yang telah disampaikan oleh penulis, maka penulis tertarik untuk mengadakan penelitian pada PT EMI yang bergerak dibidang industri dengan maksud perusahaan tersebut memiliki biaya produksi yang material dalam usahanya untuk meningkatkan volume penjualan. Perusahaan tersebut telah memberikan ijin kepada penulis untuk melakukan survei dan memperoleh data dalam rangka kelengkapan pembuatan skripsi yang berjudul : “Peranan Anggaran Biaya Produksi Sebagai Alat Bantu Manajemen Dalam Mencapai Efektivitas Biaya Produksi”.

1.2. Identifikasi Masalah

Bertitik tolak dari uraian yang telah disampaikan oleh penulis, maka masalah-masalah yang dapat diidentifikasi adalah sebagai berikut :

  1. Apakah anggaran biaya produksi pada perusahaan sudah memadai?
  2. Bagaimana peranan anggaran biaya produksi dalam menunjang efektivitas biaya produksi ?
Print Friendly

tags for the article:

anggaran produksi (253), peranan anggaran (36)
PERANAN ANGGARAN PRODUKSI SEBAGAI ALAT BANTU MANAJEMEN DALAM MENUNJANG EFEKTIVITAS BIAYA PRODUKSI (Studi kasus : PT ELEMOTOR MENIDES INDONESIA)

Leave a Reply