Referensi Jurnal Skripsi

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Selama sepuluh tahun terakhir pasar modal di Indonesia telah berkembang sangat pesat, dimana perkembangannya ditandai dengan melonjaknya jumlah saham yang ditransaksikan dan semakin tingginya volume perdagangan saham. Seiring dengan perkembangan yang pesat tersebut, kebutuhan atas informasi yang relevan dalam pengambilan keputusan investasi di pasar modal juga semakin meningkat. Salah satu informasi yang banyak digunakan adalah informasi akuntansi, terutama yang berasal dari laporan keuangan. Berbagai publikasi di Indonesia menggunakan berbagai rasio yang diperoleh dari laporan keuangan untuk mnegevaluasi kinerja perusahaan-perusahaan di Bursa Efek Jakarta (BEJ).

Dari sisi emiten, keberadaan pasar modal diperlukan sebagai suatu alternatif untuk menghimpun dana eksternal jangka panjang tanpa menggunakan intermediasi keuangan, serta memungkinkan perusahaan untuk menghimpun dana dalam bentuk equity. Kebutuhan akan dana ini menjadi semakin besar kalau kegiatan perusahaan-perusahaan mengalami peningkatan. Selain itu setiap investor akan selalu mempertimbangkan tingkat penghasilan yang akan diharapkan (expected return) atas investasinya untuk suatu periode tertentu di masa yang akan datang. Namun setelah periode investasinya berlalu, belum tentu tingkat pengembalian yang dihasilkan dari investasinya tersebut seperti yang diharapkan, bisa lebih tinggi ataupun lebih rendah. Ketidakpastian merupakan unsur inti dari sebuah penanaman investasi, sehingga investor harus mempertimbangkan ketidakpastian ini sebagai risiko investasi. Sehingga investor akan berusaha untuk memperkecil risiko ini dengan mengumpulkan informasi yang diperlukan untuk mengatur strategi investasinya.

Dari berbagai rasio keuangan yang ada, salah satu rasio yang banyak digunakan di dalam pengambilan keputusan investasi adalah rasio harga saham terhadap nilai buku perusahaan (price to book value ratio), dimana nilai buku dihitung sebagai hasil bagi dari ekuitas pemegang saham dengan jumlah saham yang beredar. Rasio ini menunjukkan seberapa jauh suatu perusahaan mampu menciptakan nilai perusahaan relatif terhadap jumlah modal yang diinvestasikan, semakin tinggi rasio tersebut semakin berhasil perusahaan menciptakan nilai bagi pemegang saham.

Skripsi Lengkap (bab 1-5 dan daftar pustaka) untuk judul diatas bisa dimiliki segera dengan mentransfer dana Rp350ribu Rp300ribu. Setelah proses pembayaran selesai skripsi dalam bentuk file/softcopy langsung kita kirim lewat email kamu pada hari ini juga. Layanan informasi ini sekedar untuk referensi semata. Kami tidak mendukung plagiatisme.

Cara pesan: Telpon kami langsung atau ketik Judul yang dipilih dan alamat email kamu kirim ke 0817-273-509 atau 0274-9300600

Kami akan selalu menjaga kepercayaan Anda!

Utama dan Anto (1998) menghitung nilai buku dari hasil bagi ekuitas pemegang saham dengan jumlah saham yang beredar. Rasio ini sangat berguna untuk menentukan saham-saham apa saja yang mengalami overvalued, undervalued dan wajar serta menghubungkan antara rasio harga saham terhadap nilai buku perusahaan dengan nilai intrinsik saham yang diperkirakan untuk prediksi imbal hasil saham.

Studi ini merupakan replikasi penelitian yang dilakukan oleh Utama dan Anto (1998) pada populasi 128 perusahaan pada Bursa Efek Jakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio PBV dapat digunakan untuk menentukan strategi investasi karena dengan menggunakan rasio PBV investor dapat memperkirakan saham-saham yang mengalami undervalued dan overvalued, dan memperoleh imbal hasil yang signifikan.

Alasan replikasi dari penelitian yang dilakukan oleh Utama dan Anto adalah karena penulis ingin mengetahui apakah jika jumlah sampel, tahun penelitian, dan metode analisis yang dipakai berbeda, akan mendapatkan hasil yang berbeda pula. Adapun persamaan penelitian ini dengan penelitian terdahulu adalah bahwa kedua penelitian ini menggunakan sampel perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEJ. Sedangkan perbedaannya adalah terletak pada jumlah sampel (penulis meneliti pada 60 perusahaan, Utama dan Anto meneliti pada 128 perusahaan), tahun penelitian (penulis meneliti pada tahun 2003-2004, Utama dan Anto meneliti pada tahun 1995-1996), dan metode analisa yang digunakan (penulis menggunakan metode analisa regresi sederhana, Utama dan Anto menggunakan metode analisa regresi berganda).

1.2 Rumusan Masalah

Masalah-masalah yang akan dibahas pada penelitian ini adalah sebagai berikut:

  1. Apakah pengaruh rasio PBV (Price Book Value) terhadap stock return?
  2. Apakah rasio PBV dapat digunakan sebagai salah satu strategi alternatif untuk mendapatkan stock return yang diharapkan dari sebuah investasi?

Print Friendly

tags for the article:

price to book value (22)
Pengaruh Rasio Price Book Value Terhadap Stock Return (Studi Empiris Pada Perusahaan Manufaktur yang terdaftar di BEJ)

Leave a Reply