Referensi Jurnal Skripsi

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Pemasaran merupakan kekuatan utama dalam bisnis dan masyarakat yang bermula dan berakhir dari kebutuhan konsumen. Konsep dari pemasaran adalah sistem keseluruhan dari kegiatan usaha untuk merencanakan, menetukan harga, mempromosikan dan mendistribusikan barang atau jasa yang dapat memuaskan kebutuhan konsumen. Peranan lain yang ada pada kegiatan pemasaran adalah kemampuan untuk menganalisa kebutuhan dan keinginan konsumen serta mengkombinasikan dengan data pasar. Informasi yang dihasilkan dapat digunakan sebagai dasar untuk mengadakan pengolahan bagi kegiatan produksi untuk memenuhi kebutuhan konsumen.

Bidang komunikasi pemasaran memiliki kaitan erat dengan promosi yang merupakan bagian dari bauran pemasaran. Kedua istilah ini memiliki perbedaan, dimana komunikasi pemasaran terjadi dalam dua arah antara penjual dan pembeli. Sedangkan promosi menciptakan komunikasi satu arah. Kedua macam kegiatan ini sama sama mengarahkan semua pihak untuk melakukan pertukaran. Menurut Philip Kotler (2000:627), kegiatan promosi yang dilakukan perusahaan pada prinsipnya ada 5 hal yang disebut Bauran Promosi (Promotional Mix), yaitu : periklanan, promosi penjualan, hubungan public (public relation), penjualan pribadi (personal selling), pemasaran langsung (direct marketing). Dalam menenentukan kombinasi terbaik perlu memperhatikan beberapa hal meliputi jumlah dana, sifat pasar, jenis produk dan siklus daur hidup. Perlunya melakukan promosi selain untuk meningkatkan permintaan pasar, namun juga dalam mempertahankan pelanggan lama (meningkatkan loyalitas konsumen).

Dalam usahanya meningkatkan volume penjualan yang direncanakan, bauran promosi merupakan salah satu cara yang ditempuh oleh pihak perusahaan dalam menghadapi persaingan yang terjadi. Dengan melaksanakan promosi yang efektif dan efisien diharapkan perusahaan mampu mengkomunikasikan produk kepada pasar sasaran, untuk memberi informasi tantang keistemewaaan, kegunaan dan yang penting adalah tentang keberadaanya dalam mengubah sikap ataupun untuk mendorong orang bertindak (membeli). Majunya perkembangan di bidang teknologi dan informasi pada saat ini, ditandai dengan semakin banyaknya perusahaan yang menghasilkan berbagai produk komunikasi. Diikuti dengan perubahan kebutuhan dan selera konsumen yang semakin dinamis membuat perusahaan penyedia jasa komunikasi berlomba untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

Makin banyaknya perusahaan-perusahaan tersebut akan mempertajam tingkat persaingan terutama bagi perusahaanperusahaan yang menghasilkan jasa sejenis. Perkembangan dunia telekomunikasi yang semakin pesat dan dan ketatnya persaingan antar provider telepon seluler, membuat para produsen tidak gegabah dalam menentukan kegiatan promosinya. Setelah kemunculan telepon selular dengan teknologi AMPS dan GSM, kemudian berkembang teknologi CDMA. Yang diuntungkan adalah konsumen, dengan diberi bebagai tawaran fasilitas yang semakin lama menguntungkan dan memudahkaan konsumen. Fitur-fitur baru, diskon-diskon khusus, pelayanan ekstra dan lain sebagainya. Persaingan akan semakin terbuka manakala muncul provider-provider baru dan tantangan semakin besar bagi produsen lama. Perusahaan jasa layanan telekomunikasi yang menyediakan produk berbasis tehnologi CDMA di Indonesia terdapat berbagai macam, antara lain PT. Telekomunikasi Indonesia dengan TELKOM Flexi, Mobile8 dengan Fren, Indosat dengan StarOne dan Bakrie Telecom dengan Esia. Peluncuran TELKOM Flexi merupakan langkah yang dilakukan PT. Telekomunikasi Indonesia dalam memasuki pasar telepon seluler. TELKOM Flexi merupakan salah satu layanan jasa telekomunikasi suara dan data berbasis akses tanpa kabel dengan menggunakan teknologi CDMA (Code Division Multiple Access) yang disedikan PT. Telekomunikasi Indonesia.

Dengan keunggulan seperti halnya telepon genggam, TELKOM Flexi dapat dibawa berjalan-jalan selama masih dalam satu kode area, dan semuanya dikenakan tarif seperti telepon rumah (PSTN). Dalam usaha untuk mendukung kegiatan pemasaran TELKOM Flexi, PT. Telekomunikasi Indonesia Kancatel Tulungagung, memilih bauran promosi dengan media periklanan dan promosi penjualan sebagai alat untuk memasarkan. Pemilihan media bauran promosi tersebut, didasarkan atas pertimbangan kebutuhan mana yang paling tepat dengan kondisi serta ketersediaan sumberdaya perusahaaan (keuangan dan SDM). Selain untuk mempertahankan produk dalam masa-masa daur hidup produk (Product Life Cycle), saat ini pemasaran dihadapkan dengan masalah bagaimana mengkomunikasikan bauran promosi agar dapat mempengaruhi konsumen dan calon konsumen untuk menggunakannya. Karena pasar yang dituju TELKOM Flexi adalah masyarakat yang bermobilitas tinggi, tetapi masih dalam satu area dan mengutamakan pada layanan komunikasi dengan tarif lebih terjangkau. PT. Telekomunikasi Indonesia, Kancatel Tulungagung sebagai penyedia layanan TELKOM Flexi untuk wilayah Kabupaten Tulungagung, menghadapi beberapa hal penting dalam pemasaran produknya. Nilai penjualan diharapkan untuk lebih berkembang lagi, namun harus menghadapi tantangan promosi dari pesaing dengan produk baru yang inovatif.

Dari masyarakat juga kurang mengenal teknologi CDMA sebagai layanan jasa telekomunikasi, terutama masyarakat di daerah-daerah terpencil. Karena itu masyarakat lebih mengenal alat komunikasi selular dengan teknologi GSM dan telepon rumah. Masyarakat juga mempertimbangkan masalah sinyal seperti, jangkauan (cakupan) sinyal, kejernihan suara serta akses mobilitas. Berdasarkan uraian tersebut di atas, maka penulis tertarik untuk mengkaji lebih lanjut, tentang bagaimana promosi penjualan berpengaruh terhadap penjualan dalam suatu penelitian ilmiah dengan judul “Pengaruh Pelaksanaan Bauran Promosi Tehadap Penjualan Produk TELKOM Flexi (Studi Pada PT. Telekomunikasi Indonesia, Kancatel Tulungagung)”.

1.2 Perumusan Masalah

Berkaitan dengan latar belakang, maka masalah yang dirumuskan dalam penelitian ini adalah :

  1. Bagaimana pengaruh bauran promosi secara simultan terhadap penjualan produk TELKOM Flexi, dan bagaimana pengaruh bauran promosi secara parsial terhadap penjualan produk TELKOM Flexi.
  2. Media bauran promosi manakah yang memiliki pengaruh dominan terhadap penjualan produk TELKOM Flexi.

Tulisan terkait:

tags for the article:

Jurnalskripsi.com » PENGARUH PELAKSANAAN BAURAN PROMOSI TERHADAP PENJUALAN PRODUK TELKOM FLEXI (Studi Pada PT. Telekomunikasi Indonesia, Kancatel Tulungagung)

Skripsi Lengkap (bab 1-5 dan daftar pustaka) untuk judul diatas bisa dimiliki segera dengan mentransfer dana Rp300ribu Rp200ribu. Setelah proses pembayaran selesai skripsi dalam bentuk file/softcopy langsung kita kirim lewat email kamu pada hari ini juga. Layanan informasi ini sekedar untuk referensi semata. Kami tidak mendukung plagiatisme.

Cara pesan: Telpon kami langsung atau ketik Judul yang dipilih dan alamat email kamu kirim ke 0817-273-509 atau 0274-9300600

Kami akan selalu menjaga kepercayaan Anda!

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment. Login »