Referensi Jurnal Skripsi

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Masalah

Pertumbuhan perekonomian Indonesia banyak dipengaruhi oleh banyak faktor. Salah satu faktor yang memberikan kontribusi bagi pertumbuhan perekonomian Indonesia ialah dunia investasi. Hartono (1998:7) memaparkan bahwa dalam dunia investasi di Indonesia terdapat banyak variasi jenis produk investasi seperti investasi dalam bentuk instrumen keuangan atau instrumen non-keuangan dan ada bentuk investasi langsung maupun investasi tidak langsung.

Dalam melakukan aktivitas investasi, tentu saja diperlukan sarana atau tempat untuk mengakomodirnya. Ada 3 jenis pasar yang berfungsi sebagai tempat untuk berinvestasi yaitu pasar modal, pasar uang, dan pasar berjangka. Setiap pasar memiliki karakteristik dan menawarkan produk investasi yang berbeda. Sarana berinvestasi dalam pasar berjangka dikenal dengan istilah bursa berjangka. Bursa berjangka yang saat ini baru ada di Indonesia ialah PT Bursa Berjangka.

Sebagaimana tujuan utama perusahaan pada umumnya, yaitu perusahaan akan selalu berusaha mempertahankan kelangsungan hidup perusahaan serta memaksimumkan laba dan nilai perusahaan. Pencapaian ketiga tujuan utama perusahaaan dapat dilihat dari perkembangan kinerja perusahaan secara keseluruhan.

Penilaian kinerja perusahaan merupakan suatu kebutuhan dan keharusan bagi suatu perusahaan sebagai dasar untuk menilai keberhasilan serta mengetahui kekuatan dan kelemahan perusahaan tersebut. Dengan mengetahui kinerja perusahaan, manajemen akan dapat mengevaluasi, menentukan, dan mengambil langkah-langkah atau kebijakan yang tepat bagi kelangsungan hidup perusahaan.

Salah satu bentuk informasi untuk melihat dan menilai perkembangan kinerja perusahaan ialah laporan keuangan. Sebagaimana perusahaan yang berbentuk Perseroan Terbuka, perusahaan tentunya mempunyai tanggung jawab, yaitu penyajian laporan keuangan kepada pihak-pihak yang terkait.

Laporan keuangan merupakan salah satu sumber informasi akuntansi. Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) No. 1 menjelaskan bahwa tujuan pelaporan keuangan adalah menyediakan informasi yang bermanfaat kepada investor, kreditor, dan pemakai lainnya baik yang sekarang maupun yang potensial dalam pembuatan investasi, kredit, dan keputusan sejenis secara rasional. Menurut Scott (2003:70), kata “rasional” menunjukkan bahwa tujuan pelaporan keuangan menggunakan pendekatan teori keputusan ekonomis.

Laporan keuangan perusahaan mencerminkan informasi tentang posisi keuangan perusahaan, kinerja perusahaan, aliran kas perusahaan, dan informasi lainnya. Suhardito, et al (2000) menjelaskan informasi akuntansi berguna untuk pengambilan keputusan ekonomis intern dan ekstern. Menurut Zainuddin dan Hartono (1999) menyimpulkan bahwa untuk memahami informasi akuntansi yang relevan dengan tujuan dan kepentingan pemakai laporan keuangan, analisis laporan keuangan sangat dibutuhkan. Meriewaty dan Setyani (2005) menjelaskan analisis laporan keuangan merupakan suatu proses yang penuh pertimbangan dalam rangka membantu mengevaluasi posisi keuangan dan hasil operasi perusahaan pada masa sekarang dan masa lalu, dengan tujuan utama menentukan estimasi dan prediksi yang paling mungkin mengenai kondisi dan kinerja perusahaan pada masa mendatang. Banyak cara dalam melakukan analisis laporan keuangan. Salah satu alat yang utama dan banyak digunakan ialah dengan menggunakan rasio keuangan, seperti yang dijelaskan oleh Zainuddin dan Hartono (1999) bahwa analisis laporan keuangan meliputi perhitungan dan interpretasi rasio keuangan.

Skripsi Lengkap (bab 1-5 dan daftar pustaka) untuk judul diatas bisa dimiliki segera dengan mentransfer dana Rp350ribu Rp300ribu. Setelah proses pembayaran selesai skripsi dalam bentuk file/softcopy langsung kita kirim lewat email kamu pada hari ini juga. Layanan informasi ini sekedar untuk referensi semata. Kami tidak mendukung plagiatisme.

Cara pesan: Telpon kami langsung atau ketik Judul yang dipilih dan alamat email kamu kirim ke 0817-273-509 atau 0274-9300600

Kami akan selalu menjaga kepercayaan Anda!

Analisis rasio keuangan dapat digunakan untuk menjawab berbagai pertanyaan tentang keadaan perusahaan. Suhardito, et al (2000) mendefinisikan analisis rasio keuangan sebagai salah satu pemrosesan dan penginterprestasikan informasi akuntansi, yang dinyatakan dalam artian relatif maupun absolut untuk menjelaskan hubungan tertentu antara angka yang satu dengan angka yang lain dari suatu laporan keuangan. Analisis rasio keuangan sebagai salah satu analisis untuk pengendalian keuangan yang baik. Dengan rasio keuangan dapat mengungkapkan kondisi keuangan dan kinerja yang telah dicapai perusahaan untuk suatu periode tertentu serta dapat mengetahui kekuatan dan kelemahan perusahaan di bidang keuangan. Analisis rasio keuangan dikatakan mempunyai kegunaan apabila dapat menjelaskan fenomena-fenomena akuntansi yang terus berkembang.

Perkembangan akuntansi mendorong dilakukannya beberapa studi yang meneliti kegunaan rasio keuangan secara objektif. Beberapa studi yang telah dilakukan antara lain studi yang menguji kegunaan rasio keuangan untuk memprediksi perubahan dan pertumbuhan laba (Freeman, et al, 1982; Ou, 1990; Penman, 1992; Machfoedz, 1994; Zainuddin dan Hartono, 1999; Asyik dan Soelistyo, 2000), memprediksi kebangkrutan perusahaan (Beaver, 1966; Altman, 1968), memprediksi keuntungan saham (O’Connor, 1973). Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui aplikasi lebih lanjut mengenai rasio keuangan, terutama yang berkaitan dengan kegunaannya untuk menilai perkembangan kinerja suatu perusahaan.

PT Bursa Berjangka Jakarta merupakan perusahaan pertama di Indonesia yang memfasilitasi aktivitas investasi dalam bentuk instrumen non-keuangan atau komoditi berjangka. Dan bisa dikatakan, saat ini PT Bursa Berjangka Jakarta sedang dalam masa pertumbuhan (growth) sebagai suatu perusahaan karena perusahaan ini baru berdiri pada akhir tahun 2000. Dunia investasi komoditi berjangka pasti akan berkembang di tahun-tahun mendatang apabila didukung oleh strategi dan aktivitas pendukung yang tepat serta pertumbuhan kinerja perusahaan yang baik.

Oleh karena itu, penulis tertarik untuk mengetahui perkembangan kinerja perusahaan dengan menggunakan analisis rasio keuangan. Berdasarkan uraian yang telah dijelaskan diatas, maka penulis ingin mengangkat judul:

” MANFAAT ANALISIS RASIO KEUANGAN UNTUK MENILAI KINERJA PT BURSA BERJANGKA JAKARTA”

1.2 Rumusan dan Batasan Masalah

1.2.1 Rumusan Masalah

Masalah penelitian yang dapat dirumuskan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:

  1. Bagaimana menilai kinerja PT. Bursa Berjangka Jakarta dengan analisis rasio keuangan?
  2. Bagaimana manfaat analisis rasio keuangan tetap relevan sebagai alat untuk menilai kinerja PT. Bursa Berjangka Jakarta?

Print Friendly, PDF & Email

tags for the article:

makalah analisis rasio keuangan (14), kegunaan analisis rasio keuangan (12), Manfaat Analisa laporan keuangan (12)
MANFAAT ANALISIS RASIO KEUANGAN UNTUK MENILAI KINERJA PT BURSA BERJANGKA JAKARTA

Leave a Reply