Referensi Jurnal Skripsi

  1. Implementasi Kebijakan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan Terhadap Partisipasi Masyarakat Untuk Mengurus Akta Kelahiran di Kabupaten Tapanuli Selatan
  2. Analisis Potensi dan Arah Pengembangan desa Pesisir di Kabupaten Batu Bara
  3. Kajian Peranan Pengembangan Kawasan Hutan Kota Cadika terhadap Pertumbuhan Sektor Informal di Kelurahan Pangkalan Masyhur, Kecamatan Medan Johor
  4. Analisis Integrasi Dan Volatilitas Harga Beras Regional Asean Terhadap Pasar Beras Indonesia
  5. Analisis Komoditas Unggulan Sub Sektor Hortikultura Di Provinsi Sumatera Utara
  6. Analisis Implementasi Rekomendasi Pemupukan Padi Sawah Dan Pengembangan Wilayah Di Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang
  7. Pengaruh Pasar Modern terhadap Pedagang Pasar Tradisional dan Masyarakat dalam Pengembangan Wilayah di Kecamatan Medan Area
  8. Analisis Potensi Industri Roti Kacang Dalam Pengembangan Wilayah di Kota Tebing Tinggi
  9. Pengaruh Partisipasi Masyarakat Terhadap Kebrhasilan Program Desa Mandiri Pangan di Kota Subulussalam
  10. Analisis Pertumbuhan Ekonomi dan Sektor Unggulan di Kabupaten Labuhanbatu Utara Setelah Pemekaran
  11. Peranan Pasar Baru Panyabungan Terhadap Pengembangan Wilayah di Kecamatan Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal
  12. Pengaruh Program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW)Terhadap Pengembangan Wilayah di Kecamatan Naman Teran Kabupaten Karo
  13. Efektivitas PNPM Mandiri Perdesaan Dalam Rangka Pengembangan Wilayah Di Kabupaten Tapanuli Selatan
  14. Analisis Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Pendapatan Petani Gula Aren Dan Pengembangannya Pada Lahan Marginal Di Kabupaten Tapanuli Selatan
  15. Analisis Pengaruh Usaha Tanaman Hias Terhadap Pengembangan Wilayah Di Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang
  16. Analisis Partisipasi Masyarakat Terhadap Pembangunan Wilayah Pesisir Kabupaten Serdang Bedagai
  17. Analisis Daya TarikPenentuan LokasiSMK Berbasis Pengembangan Wilayah di Kabupaten Simalungun
  18. Analisis Potensi dan Arah Pengembangan desa Pesisir di Kabupaten Batu Bara
  19. Efektivitas PNPM Mandiri Perdesaan Dalam Rangka Pengembangan Wilayah Di Kabupaten Tapanuli Selatan
  20. Analisis Produksi Peternakan Sapi Dalam Pengembangan Wilayah di Kabupaten Deli Serdang
  21. Analisis Pengaruh Fungsi Perlombaan Desa Terhadap Partisipasi Masyarakat Dalam Pembangunan Desa di Kecamatan Teluk Mengkudu Kabupaten Serdang Bedagai
  22. Kajian Implementasi Corporate Social Responsibility (CSR) PT. Perkebunan Nusantara III Distrik Labuhanbatu II Dalam Pemberdayaan Masyarakat Kecamatan Torgamba Kabupaten Labuhanbatu Selatan
  23. Kajian Pengembangan Pusat-pusat Pelayanan di Wilayah Kabupaten Serdang Bedagai
  24. Pengaruh Disparitas Pembangunan Antar Kabupaten Kota Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Wilayah Kepulauan Nias
  25. Dampak Keberadaan Kampus Universitas HKBP Nommensen (UHN) Pematangsiantar Terhadap Pendapatan Usaha Kecil Serta Pola Ruang Di Wilayah Sekitarnya
  26. Kajian Pembangunan Kawasan Industri Sei Mangkei Terhadap Pengembangan Wilayah Di Kecamatan Bosar Maligas Kabupaten Simalungun
  27. Pengaruh Lembaga Kemasyarakatan terhadap Pengembangan Desa Di Kabupaten Labuhanbatu
  28. Analisis Struktur Ekonomi Dengan Metode Shift Share Dan Location Quotient Serta Dampaknya Terhadap Pengembangan Wilayah Kota Medan
  29. Analisis Lokasi Pendirian Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kota Pematangsiantar dalam Rangka Meraih Bonus Demografi
  30. Pengaruh Kunjungan Wisatawan terhadap Peningkatan Pendapatan Masyarakat di Kecamatan Pandan dalam Rangka Pengembangan Wilayah Kabupaten Tapanuli Tengah
  31. Pengaruh Desentralisasi dan Pendapatan Perkapita terhadap Pertumbuhan Ekonomi Pemerintah Kota Provinsi Sumatera Utara
  32. Dampak Program Dana Bergulir PNPM Mandiri Perkotaan Terhadap Kesejahteraan Masyarakat di Kecamatan Medan Kota
  33. Pengembangan Sumber Daya Manusia Dalam Meningkatkan Kualitas Kerja Pegawai Negeri Sipil (Studi Kasus Di Kantor Kecamatan Medan Petisah, Kota Medan)
  34. Analisis Hubungan Pendapatan terhadap Faktor Sosial Ekonomi Masyarakat di Kawasan Kumuh Kota Tebing Tinggi
  35. Analisis Kebutuhan Pembangunan Terminal Barang di Kabupaten Asahan
  36. Analisis Kesiapan Kecamatan Sipirok Sebagai Pusat Pemerintahan di Kabupaten Tapanuli Selatan
  37. Strategi Regional Branding Kabupaten Padang Lawas Utara
  38. Analisis Dampak Pola Kemitraan Pengembangan Perkebunan Terhadap Perekonomian Wilayah Kecamatan Sinunukan Kabupaten Mandailing Natal
  39. Efektivitas penyusunan perencanaan pembangunan daerah di Badan Perencanaan pembangunan Daerah Kabupaten Asahan
  40. Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Perkembangan Investasi Provinsi Sumatera Utara
  41. Analisis Pengukuran Kinerja Pengelolaan Keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Batu Bara
  42. Analisis Pengaruh Investasi terhadap Pengembangan Wilayah di Kota Tebing Tinggi
  43. Analisis Dampak Program Pembaruan Agraria Nasional (PPAN) Terhadap Pengembangan Wilayah Desa Perkebunan Sei Balai Kecamatan Sei Balai Kabupaten Asahan
  44. Analisis Sektor Perekonomian Unggulan Daerah Kabupaten Batu Bara
  45. Pengaruh Pendapatan Asli Daerah (PAD) terhadap Belanja Modal dan Dampaknya terhadap Pengembangan Wilayah Kabupaten Tapanuli Selatan
  46. Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Ketersediaan Beras di Kabupaten Deli Serdang
  47. Pengaruh Pelayanan Publik dan Partisipasi Masyarakat terhadap Efektivitas Pembangunan Jalan dan Jembatan di Kabupaten Gayo Lues
  48. Peran Pengembangan Pertanian Tanaman Nilam terhadap Pengembangan Wilayah Kecamatan Tripe Jaya Kabupaten Gayo Lues
  49. Pengaruh Kota Tebing Tinggi Sebagai Kota Perdagangan dan Jasa Terhadap Pengembangan Wilayah
  50. Analisis Pengaruh Industri Pengolahan Kayu terhadap Pengembangan Wilayah di Kabupaten Serdang Bedagai
  51. Analisis Ketimpangan Pembangunan Ekonomi Di Provinsi Sumatera Utara
  52. Pengaruh Pendapatan Asli Daerah (PAD) terhadap Pengembangan Wilayah Kabupaten Toba Samosir
  53. Analisis Kebijakan Pemanfaatan Ruang Wilayah Pesisir di Kota Medan, Studi Kasus: Kecamatan Medan Belawan
  54. Analisis Dampak Pelaksanaan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan (PNPM-MP) Terhadap Peningkatan Pendapatan Dalam Pengembangan Ekonomi Lokal Di Kabupaten Asahan
  55. Analisis Sistem Integrasi Padi Ternak (SIPT) Terhadap Peningkatan Pendapatan Petani dan Dampaknya terhadap Pengembangan Wilayah (studi kasus di Desa Lubuk Bayas Kecamatan Perbaungan Kabupaten Serdang Bedagai)
  56. Pemanfaatan Daerah Irigasi Aek Riman Dalam Pengembangan Wilayah di Kecamatan Tara Bintang Kabupaten Humbang Hasundutan
  57. Analisis Dampak Peningkatan Jalan Desa Kuta Rayat Kecamatan Naman Teran Kabupaten Karo terhadap Pengembangan Wilayah
  58. Dampak Pembangunan Kawasan Agropolitan Terhadap Pengembangan Wilayah Dan Pemberdayaan Masyarakat Pada Lokalita Saribu Dolok Kecamatan Silimakuta Kabupaten Simalungun
  59. Pengaruh Proses Perencanaan terhadap Kualitas Rencana Kerja Pemerintah dalam Rangka Pelaksanaan Pembangunan Wilayah di Kota Binjai
  60. Peran Modal Sosial dalam Mendorong Sektor Pendidikan dan Pengembangan Wilayah di Kecamatan Garoga Kabupaten Tapanuli Utara
  61. Analisis Penentuan Sektor Unggulan Perekonomian Wilayah Kabupaten Pakpak Bharat
  62. Pengaruh Program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW) terhadap Pengembangan Wilayah Di Kabupaten Langkat
  63. Interaksi Desa Kota terhadap Tingkat Kesejahteraan Masyarakat di Kabupaten Deli Serdang (Studi Kasus di Desa Perbatasan)
  64. Pemberdayaan Pedagang Kreatif Lapangan (PKL) Dalam Konteks Pengembangan Wilayah di Kota Medan
  65. Pengelolaan Sumberdaya Alam Berbasis Masyarakat Lokal Tepi Danau Toba Kabupaten Simalungun
  66. Analisis Dampak Program Alokasi Dana Kampung Terhadap Kesejahteraan Masyarakat Kampung di Kecamatan Blangkejeren Kabupaten Gayo Lues Provinsi Aceh
  67. Analisa Kebutuhan GIS (Geographic Information System) terhadap Perencanaan Pembangunan Kota Medan
  68. Dampak Pemekaran Wilayah Administrasi Pemerintah Bagi Kesejahteraan Masyarakat Kabupaten Pakpak Bharat
  69. Perencanaan Sektor Pertanian dalam Rangka Pengembangan Wilayah di Kabupaten Tapanuli Utara
  70. Analisa Penentuan Sektor Prioritas Dalam Pembangunan Perekonomian Wilayah Kabupaten Tapanuli Utara
  71. Analisis Spasial Degradasi Dan Deforestasi Kawasan Hutan Untuk Perencanaan Penggunaan Ruang Di Kabupaten Toba Samosir
  72. Kontribusi Pengembangan Objek Wisata Perdesaan terhadap Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat dalam Pengembangan Wilayah di Kabupaten Simalungun
  73. Analisis Perencanaan Struktur Ruang Kabupaten Dairi terhadap Pengembangan Wilayah Kota Sidikalang
  74. Dampak Pembangunan Ruas Jalan Medan-Binjai terhadap Pengembangan Wilayah Kota Binjai
  75. Dampak Alokasi Dana Desa (ADD) terhadap Pengembangan Ekonomi di Kecamatan Kota Pinang Kabupaten Labuhanbatu Selatan
  76. Strategi Perencanaan Wilayah Kecamatan Tarutung Berbasis Kemampuan Lahan
  77. Analisis Pengaruh Pembangunan Perumahan Silangkitang terhadap Pengembangan Wilayah Kecamatan Sipoholon Kabupaten Tapanuli Utara
  78. Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Ekonomi Kota Medan
  79. Partipasi Masyarakat dalam Program Pemberdayaan Kelurahan (Studi Kasus di Kecamatan Medan Denai Kota Medan)
  80. Analisis Struktur Ruang dalam Pengembangan Infrastruktur Hijau di Kota Medan
  81. Pemanfaatan Daerah Irigasi Aek Riman Dalam Pengembangan Wilayah di Kecamatan Tara Bintang Kabupaten Humbang Hasundutan
  82. Peranan Pelelangan Ikan Terhadap Peningkatan Pendapatan Nelayan Dan Kaitannya Dengan Pengembangan Wilayah (Studi Perbandingan Aktivitas TPI Percut Dan TPI Pekalongan)
  83. Analisis Sektor dan Komoditi Unggulan Daerah Kabupaten Serdang Bedagai
  84. Analisis Pengaruh Implementasi Kebijakan Desentralisasi Terhadap Pembangunan Ekonomi Wilayah di Kabupaten Karo
  85. Analisis Prioritas Penanganan Jaringan Jalan Strategis terhadap Pengembangan Wilayah di Kabupaten Humbang Hasundutan
  86. Analisis Penentuan Sektor Unggulan Perkonomian Wilayah Kabupaten Deli Serdang dengan Pendekatan Sektor Pembentuk PDRB
  87. Pengaruh Alokasi Dana Kelurahan terhadap Perkembangan Kelurahan di Kecamatan Lubuk Pakam (Studi Kasus tentang Persepsi Masyarakat Kelurahan Paluh Kemiri)”
  88. Identifikasi Jenis Pajak Daerah dan Retribusi Daerah serta Potensinya terhadap Pengembangan Wilayah Provinsi Sumatera Utara
  89. Kemampuan Berbahasa Inggris Lulusan SMK Bisnis dan Manajemen di Kabupaten Deli Serdang Kaitannya Terhadap Kesempatan Kerja di Dunia Usaha dan Dunia Industri
  90. Analisis Strategi Pengembangan Kawasan Wisata Dalam Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat di Kecamatan Pantai Cermin Kabupaten Serdang Bedagai
  91. Analisis Alokasi Dana Desa terhadap Pengembangan Desa di Kecamatan Sei Rampah
  92. Pengaruh Program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Arun NGL Terhadap Pengembangan Wilayah Kecamatan Muara Satu Kota Lhokseumawe
  93. Analisis Dampak Peningkatan Ruas Jalan Simpang Jamburea – Kuta Jungak Terhadap Pengembangan Wilayah Kecamatan Siempat Rube, Kabupaten Pakpak Bharat
  94. Perencanaan Lokasi Pendidikan Slta Menggunakan Aplikasi Sistem Informasi Geografis Di Kota Tanjungbalai
  95. Pengaruh Pendidikan Dan Pengalaman Terhadap Pengembangan Kewirausahaan Di Kota Medan (Studi Kasus Industri Kecil Konveksi)
  96. Analisis Dampak Pemekaran Kabupaten Terhadap Pembangunan Pariwisata Di Kabupaten Samosir
  97. Analisis Peningkatan Produktivitas Pertanian Tanaman Pangan Dan Pengaruhnya Terhadap Pengembangan Wilayah Di Kabupaten Serdang Bedagai
  98. Peranan Komoditas Karet Terhadap Pembangunan Ekonomi Wilayah Di Kabupaten Mandailing Natal
  99. Kontribusi Usaha Agribisnis Tanaman Hias Dalam Pengembangan Wilayah Di Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang Propinsi Sumatera Utara
  100. Dampak Pengembangan Komoditi Ternak Sapi Terhadap Peningkatan Pendapatan Dan Pengembangan Wilayah Di Kecamatan Hamparan Perak Kabupaten Deli Serdang
  101. Analisis Sebaran Sekolah Menengah Dalam Upaya Peningkatan Aksesibilitas Pendidikan Di Kota Tebing Tinggi
  102. Dampak Program Community Development PT. Inalum Terhadap Pengembangan Wilayah Pesisir Kecamatan Sei Suka Kabupaten Batu Bara
  103. Evaluasi Pelaksanaan Program Penanggulangan Kemiskinan Di Perkotaan (P2KP) Dalam Pemberdayaan Masyarakat Miskin Di Kelurahan Lubuk Pakam I-II Kecamatan Lubuk Pakam
  104. Analisis Kebutuhan Taman Pemakaman Umum Sebagai Pendukung Ruang Terbuka Hijau Di Kota Medan
  105. Analisis Hubungan Kepuasan Masyarakat Akan Pembangunan Perumahan Dan Infrastruktur Pasca Bencana Alam Dengan Pengembangan Wilayah Di Kecamatan Kluet Utara Kabupaten Aceh Selatan
  106. Peranan Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Dalam Meningkatkan Pendapatan Masyarakat Petani Di Daerah Irigasi Namo Rambe Kabupaten Deli Serdang
  107. Peranan Pasar Tradisional Dalam Pengembangan Wilayah (Studi Di Kecamatan Deli Tua Kabupaten Deli Serdang)
  108. Analisis Kontribusi Usaha Kecil Dan Menengah Dalam Perkembangan Sektor Riil Di Kota Tanjungbalai
  109. Pengaruh Kondisi Sosial Ekonomi Masyarakat Nelayan Terhadap Lingkungan Rumah Tempat Tinggal Nelayan Di Desa Lalang Dan Desa Medang Kecamatan Medang Deras Kabupaten Batu Bara
  110. Evaluasi Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan (PNPM-MP) Terhadap Pengembangan Sosio-Ekonomi Dan Kesejahteraan Masyarakat Di Kecamatan Balige Kabupaten Toba Samosir
  111. Pengaruh Program Kegiatan Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal Dan Khusus (P2DTK) Terhadap Pengembangan Wilayah Kabupaten Aceh Besar
  112. Analisis Dampak Pertambangan Emas Terhadap Sosial Ekonomi Masyarakat Di Kecamatan Batang Toru Kabupaten Tapanuli Selatan
  113. Dampak Keberadaan Kampus Universitas Sumatera Utara Terhadap Pendapatan Usaha Kecil Dan Warung Serta Pola Ruang Di Wilayah Sekitarnya
  114. Analisis Dampak Usaha Kerajinan Eceng Gondok Terhadap Sosial Ekonomi Masyarakat Di Kecamatan Serbajadi Kabupaten Serdang Bedagai
  115. Analisis Pengaruh Tingkat Aksesibilitas Wilayah Terhadap Perkembangan Kecamatan Di Kota Medan
  116. Dampak Gerakan Pembangunan Swadaya Rakyat terhadap Pengembangan Wilayah Kecamatan Tanjung Beringin Kabupaten Serdang Bedagai
  117. Manajemen Pengelolaan Sampah Dalam Rangka Pengembangan Kota Medan Berwawasan Lingkungan
  118. Rencana Pengembangan Kawasan Wisata Tangkahan Dalam Rangka Peningkatan Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Langkat
  119. Dampak Relokasi Pusat Pemerintahan Kabupaten Simalungun Terhadap Pengembangan Wilayah Kecamatan Raya
  120. Analisis Keberadaan Pendidikan SMK Dikaitkan Dengan Potensi Wilayah Kota Medan Sebagai Kota Jasa, Perdagangan Dan Industri
  121. Analisis Pendapatan Petani Miskin Dan Implikasi Kebijakan Pengentasannya Di Kecamatan Perbaungan Kabupaten Serdang Bedagai
  122. Pengaruh Proyek Irigasi Pongkolen Terhadap Pengembangan Wilayah Kecamatan Kerajaan Kabupaten Pakpak Bharat
  123. Analisis Pengaruh Determinan Indeks Pembangunan Manusia Dikaitkan Dengan Pembangunan Wilayah Pada Kabupaten/Kota Di Sumatera Utara
  124. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keterlibatan Petani Plasma Dalam Program Hutan Tanaman Industri Pola Pir PT Toba Pulp Lestari Dan Dampaknya Terhadap Pengembangan Wilayah Di Kabupaten Toba Samosir
  125. Pengaruh Antara Sikap Mandiri, Pengetahuan Kewirausahaan Dan Motivasi Berwirausaha Terhadap Minat Berwirausaha Siswa-Siswi SMK Di Kota Medan
  126. Analisis Potensi Daerah Irigasi Bandar Sidoras Terhadap Kecukupan Pangan Dan Pengembangan Wilayah Di Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang
  127. Analisis Kemampuan Kanal Banjir Dalam Menanggulangi Masalah Banjir Kota Medan Kaitannya Dalam Pengembangan Wilayah
  128. Peranan Obyek Pariwisata Pantai Cermin Dalam Pengembangan Ekonomi Lokal
  129. Dampak Relokasi Penduduk Terhadap Sosial Ekonomi Masyarakat Dan Pengembangan Wilayah (Studi Kasus Desa Siti Ambia, Desa Teluk Ambun, Desa Takal Pasir Kecamatan Singkil Kabupaten Aceh Singkil)
  130. Kesiapan Pemerintahan Desa Dalam Pelaksanaan Otonomi Daerah Di Kabupaten Langkat (Berdasarkan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 1999)
  131. Penentuan Lokasi Pengembangan SMK Pertanian Terhadap Upaya Mencapai Bonus Demografi Melalui Peningkatan Kualitas SDM Pertanian Di Kabupaten Simalungun
  132. Analisis Dampak Pengembangan Jaringan Jalan Kabupaten Terhadap Pengembangan Wilayah Kabupaten Dairi
  133. Analisis Permasalahan Pengembangan Jalan Lingkar Luar Kota Medan
  134. Analisis Distribusi Apbd Medan Terhadap Pembangunan Kota Medan
  135. Pengaruh Perkembangan Ekonomi Kota Medan Terhadap Perkembangan Ekonomi Kawasan Pesisir Sekitar
  136. Dampak Pengembangan Kawasan Pelabuhan Kuala Langsa Terhadap Kesejahteraan Masyarakat Sekitar
  137. Implikasi Kemauan Membayar Tarif Retribusi Sampah Terbadap Pengembangan Sistem Pengelolaan Sampah Di Kawasan Pemukiman Kecamatan Medan Sunggal Kota Medan
  138. Pengaruh Transportasi Terhadap Pengembangan Ekonomi Wilayah Di Kabupaten Toba Samosir
  139. Pengaruh Partisipasi Masyarakat Terhadap Pembangunan Kebersihan Kota Medan
  140. Minat Dan Motivasi Siswa Memilih Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Mendorong Peningkatan Mutu Pendidikan Di Kabupaten Tapanuli Utara
  141. Studi Penyusunan Konsep Dan Strategi Zonasi Kawasan Pesisir Dan Laut Di Kabupaten Langkat
  142. Analisa Nilai Budaya Masyarakat Dan Kaitannya Dalam Pembangunan Wilayah Di Kecamatan Raya Kabupaten Simalungun
  143. Pengaruh Keberadaan PT. PMKS (Pabrik Minyak Kelapa Sawit) Talikumain Terhadap Pengembangan Wilayah di Kabupaten Rokan Hulu (Studi Kasus : Desa Talikumain Kecamatan Tambusai)
  144. Studi Pemanfaatan Ruang Daerah Tangkapan Air Danau Toba serta Hubungannya dengan RTRWP Daerah Tingkat I Sumatera Utara
  145. Pengaruh Otonomi Daerah Terhadap Pendapatan Asli Daerah (Pad) Dan Sektor-Sektor Berpotensi Yang Dapat Dikembangkan Di Pemerintah Kota Medan
  146. Peran Modal Sosial Dalam Memdorong Sektor Pendidikan Dan Pengembangan Wilayah Di Kabupaten Samosir (Studi Pada SMK HKBP Pangururan)
  147. Korelasi Belanja Pembangunan Dengan Pengembangan Wilayah Kota Tebing Tinggi
  148. Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Pengembangan Sentra Agribisnis Komoditi Kentang Dan Dampaknya Terhadap Pengembangan Wilayah Di Kabupaten Karo
  149. Usaha Tambak Udang Rakyat Dalam Meningkatkan Pendapatan Masyarakat Dan Pengembangan Wilayah Kabupaten Langkat
  150. Analisis Kualitas Pendidikan Life Skills Lulusan Smk Program Pendidikan Sistem Ganda Dalam Pengembangan Wilayah Di Kabupaten Aceh Selatan – Provinsi Aceh
  151. Kemacetan Lalu Lintas Pada Ruas Jalan Medan-Binjai
  152. Keterkaitan Sektor Pertanian, Agroindustri Dan Sektor Ekonomi Lain Dalam Pengembangan Wilayah Perdesaan Studi Kasus :Kecamatan Raya Kabupaten Simalungun
  153. Pengembangan Jaringan Transportasi Pedesaan Dalam Rangka Pengembangan Wilayah (Studi Kasus Kecamatan Stabat)
  154. Pemanfaatan Tandan Kosong Kelapa Sawit Sebagai Sumber Lignin
  155. Kecamatan Perbaungan Sebagai Pusat Pertumbuhan Di Kabupaten Serdang Bedagai
  156. Model Matematika Masalah Multiterminal Maximal-Flow Dalam Pengembangan Wilayah (Studi Kasus : Kota Medan)
  157. Pengaruh Pembangunan Terminal Terpadu Pinang Baris Terhadap Pembangunan Wilayah
  158. Analisis Ketimpangan Pendapatan Rumah Tangga Kaitannya Terhadap Pengembangan Wilayah(Studi Kasus : Daerah Pantai, Dataran Rendah, Dan Dataran Tinggi Pegunungan Kabupaten Deli Serdang)
  159. Analisis Persepsi Masyarakat Terhadap Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL) Di Desa Harapan Jaya, Kecamatan Sei Lepan Kabupaten Langkat Sumatera Utara
  160. Analisis Karakteristik Nelayan Dan Pengaruhnya Terhadap Pendapatan Di Kabupaten Nias (Studi Kasus Desa Fowa Kabupaten Nias)
  161. Pengaruh Pembudidayaan Ikan terhadap Pengembangan Wilayah di Kabupaten Simalungun studi Kasus pada Desa Nagor; Haranggaol, Kecamatan Haranggaol Horisan
  162. Kajian Penataan Ruang Kawasan Danau Laut Tawar Dalam Rangka Pengembangan Wilayah Kabupaten Aceh Tengah
  163. Pedestrianisasi Kawasan Pusat Kota Studi Kasus Kawasan Pusat Kota Kota Pematang Siantar
  164. Dampak Kerusakan Ekosistem Hutan Bakau (Mangrove) Terhadap Pendapatan Masyarakat Pantai Di Kecamatan Secanggang, Kabupaten Langkat
  165. Prospek Pengembangan Agribisnis Bunga Potong Di Kabupaten Karo
  166. Analisis Masalah Kemiskinan Nelayan Tradisional Di Desa Padang Panjang Kecamatan Susoh Kabupaten Aceh Barat Daya Propinsi Nanggroe Aceh Darussalam
  167. Pengaruh Penerapan Standar Nasional Pendidikan Terhadap Kesempatan Kerja Lulusan Siswa SMK Negeri Di Kota Medan
  168. Pengaruh Pengembangan Profesionalisme Guru SMP Terhadap Peningkatan Mutu Pendidikan Di Kabupaten Aceh Timur
  169. Analisis Dampak Pengalihan Lahan Konservasi Hutan Bakau Menjadi Lahan Pertambakan Terhadap Keadaan Sosial Ekonomi Nelayan Di Kecamatan Tanjung Pura Kabupaten Langkat Sumatera Utara (Studi Kasus Desa Tapak Kuda Kecamatan Tanjung Pura)
  170. Analisis Kegiatan Kelompok UPPKS Dalam Pemberdayaan Ekonomi Keluarga Dan Pengembangan Wilayah Kecamatan Hamparan Perak Kabupaten Deli Serdang
  171. Pengaruh Pendidikan Dan Pengalaman Petani Terhadap Tingkat Produktivitas Tanaman Kopi Dan Kontribusinya Terhadap Pengembangan Wilayah Di Kabupaten Tapanuli Utara
  172. Perencanaan Pendidikan Kejujuran Pada SMK Seni Dan Kerajinan Berbasis Pengembangan INdustri Kecil Di Kota Medan
  173. Partisipasi Masyarakat Dalam Pembangunan Kota (Studi Kasus: Kota Kisaran)
  174. Analisis Penentuan Sektor Unggulan Perekonomian Wilayah Kabupaten Aceh Utara Dengan Pendekatan Sektor Pembentuk PDRB
  175. Persepsi Dan Partisipasi Petani Pemakai Air Terhadap Pengelolaan Jaringan Irigasi (Studi Kasus: Daerah Irigasi Kelahun Pinang Kabupaten Deli Serdang)
  176. Upaya Peningkatan Manfaat Rencana Tata Ruang Dalam Mekanisme Perencanaan Program Pembangunan Di Kota Medan
  177. Analisis Hubungan Sistem Usahatani Dan Pelestarian Kawasan Danau Toba (Studi Kasus Wilayah Kerja Balai Penyuluhan Pertanian Bahal Gajah Kabupaten Simalungun
  178. Peranan Lembaga Desa Terhadap Peningkatan Partisipasi Masyarakat Dalam Pembangunan Pedesaan Di Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang
  179. Upaya Pelestarian Kawasan Resapan Air Di Wilayah Selatan Medan
  180. Peranan Dan Pemberdayaan Komite Sekolah Dalam Penyelenggaraan Pendidikan SMA Negeri Di Kota Binjai
  181. Pengaruh Pembangunan Jalan Lingkar Luar (Outer Ring Road) Pada Pengembangan Kota Medan (Studi Kasus: Jalan Ngumban Surbakti)
  182. Studi Mengenai Peran Pelayanan Warung Telekomunikasi Terhadap Pengembangan Wilayah Kota Medan
  183. Analisis Kesejahteraan Petani Kemenyan Sebagai Komoditi Unggulan Di Kabupaten Tapanuli Utara
  184. Peran Penyuluh Pertanian Dalam Menunjang Keberhasilan Pembangunan Desa Studi Kasus Di Kecamatan Binjai Kab. Langkat
  185. Perencanaan Sumberdaya Pendidikan Terhadap Peningkatan Mutu Lulusan Sekolah Menengah Negeri Di Kota Tanjungbalai
  186. Sistem Usaha Tani Mina Padi Ikan Mas Studi Kasus Di Desa Totap Majawa Kecamatan Tanah Jawa Kabupaten Simalungun
  187. Analisis Keberadaan Ruang Terbuka Hijau (Green Open Space) Dalam Upaya Mendukung Kota Medan Sebagai Kota Metropolitan
  188. Analisis Genangan Air Pada Prasarana Jalan dan Kaitannya Dengan Pengembangan Wilayah Di Kota Medan
  189. Agribisnis Markisa Sebagai Pendorong Pengembangan Wilayah Propinsi Sumatera Utara
  190. Analisis Peruntukan Lahan Daerah Aliran Sungai (DAS) Belawan Kaitannya Dengan Perencanaan Tata Ruang
  191. Dampak Kehadiran Institusi Pendidikan Terhadap Migrasi Dan Pengembangan Ekonomi Masyarakat (Studi Kasus Cemara Kecamatan Lubuk Pakam),
  192. Upaya Pengentasan Kemiskinan Melalui Pendekatan Agama Bagi Pengembangan Wilayah Pedesaan (Studi Kasus : Masyarakat Transmigrasi di Kawasan Jagong Jeget Kabupaten Aceh Tengah
  193. Kelayakan Usaha Proyek Sentra Pengembangan Agribisnis Komoditi Unggulan Ternak Domba (SPAKU-TD) dan Pengaruhnya Terhadap Pembangunan Wilayah di Kabupaten Langkat
  194. Analisis Sosial Ekonomi Rumah Tangga Kaitannya Dengan Kemiskinan Di Perkotaan (Studi Kasus Di Kecamatan Siantar Timur Kota Pematang Siantar
  195. Analisis Fungsi Produksi Usaha Tani Jagung Dan Pengaruhnya Terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Sub Sektor Tanaman Bahan Makanan Dalam Pengembangan Wilayah Di Kabupaten Karo
  196. Analisis Implementasi Proses Pembelajaran Terhadap Kualitas Lulusan Di SMAN 13 Medan
  197. Peranan Wisata Pemancingan Dalam Pengembangan Wilayah Kabupaten Deli Serdang Propinsi Sumatera Utara
  198. Analisis Pengembangan Kawasan Pariwisata Pantai Cermin ,Studi Kasus Desa Pantai Cermin Kanan Kabupaten Deli Serdang
  199. Perencanaan Pendidikan Menengah Kejuruan Dikaitkan Dengan Potensi Wilayah Kawasan Utara Kota Medan
  200. Studi tentang Kesiapan Kota Pematangsiantar dalam Pelaksanaan Otonomi Daerah Ditinjau dari Sudut Pendapatan Daerah
  201. Relevansi Kompetensi Siswa SMK Negeri Program Keahlian Teknik Mekanik Otomotif Dengan Kebutuhan Dunia Usaha/Dunia Industri Otomotif Di kota Medan
  202. Potensi Dan Masalah Pengembangan Agrobisnis Dan Agroindustri: Komoditi Unggulan Jagung, Kentang, Jeruk Dan Markisa Di Kabupaten Karo
  203. Dampak Pembangunan PLTA Koto Panjang Terhadap Pengembangan Wilayah Di Kecamatan XIII Koto Kampar-Riau
  204. Peranan Angkutan Kereta Api Barang (Medan – Belawan) Terhadap Sosial Ekonomi Masyarakat Ujung Baru Kelurahan Belawan I dan Kaitannya Dengan Pengembangan Wilayah
  205. Penentuan Prioritas Penanganan Jalan Antarkota Di Daerah Perkotaan Sumatera Utara
  206. Pola Penanggulangan Kemiskinan Nelayan Dalam Rangka Pengembangan Ekonomi Masyarakat Pantai Kabupaten Deli Serdang
  207. Analisis Faktor Penyebab Pendapatan Petani Miskin di Kecamatan Deli Tua
  208. Pemanfaatan Modal Sosial Masyarakat Pada Program Pembangunan Gampong (PPG) Kecamatan Baktiya Barat Kabupaten Aceh Utara
  209. Peran Angkutan Umum Di Kota Pematangsiantar Dan Kaitannya Dengan Pengembangan Wilayah
  210. Pengaruh Pasar CPO Terhadap Pengembangan Wilayah di Sumatera Utara
  211. Perhitungan Biaya Tundaan Lalu Lintas Di Jalan Balai Kota-Kota Medan
  212. Analisis Dan Strategi Pemanfaatan Ruang Di Kabupaten Gayo Lues, Nanggroe Aceh Darussalam
  213. Analisis Partisipasi Masyarakat Terhadap Program Kebersihan Sampah Dikota Pematang Siantar
  214. Pengaruh Program Semai Benih Bangsa Terhadap Pengembangan Wilayah Pedesaan Di Kabupaten Aceh Utara
  215. Pendidikan Luar Sekolah Sebagai Suatu Upaya Pengembangan Sumber Daya Manusia Dan Wilayah (Kasus Pada Lulusan Kursus Keterampilan Di Kota Medan)
  216. Dampak Proyek Lrigasi Namusira-Sira Terhadap Pembangunan Wilayah Pedesaan Di Kecamatan Sei Bingei Kabupaten Langkat Propinsi Sumatera Utara
  217. Peran Usaha Industri Kecil Pangan Terhadap Pengembangan Wilayah (Studi Kasus Di Kecamatan Bangko Kabupaten Merangin Provinsi Jambi)
  218. Peranan Corporate Social Responsibility (CSR) PT. Inalum Divisi PLTA, Siguragura Terhadap Pengembangan Sosioekonomi Masyarakat Kecamatan Pintupohan Meranti Kabupaten Tobas Samosir

    Skripsi Lengkap (bab 1-5 dan daftar pustaka) untuk judul diatas bisa dimiliki segera dengan mentransfer dana Rp350ribu Rp300ribu. Setelah proses pembayaran selesai skripsi dalam bentuk file/softcopy langsung kita kirim lewat email kamu pada hari ini juga. Layanan informasi ini sekedar untuk referensi semata. Kami tidak mendukung plagiatisme.

    Cara pesan: Telpon kami langsung atau ketik Judul yang dipilih dan alamat email kamu kirim ke 0817-273-509 atau 0274-9300600

    Kami akan selalu menjaga kepercayaan Anda!

Print Friendly

tags for the article:

contoh tesis perencanaan wilayah dan kota (2), pembangunan jaringan irigasi di kab langkat (2)
Judul2 Tesis Perencanaan Wilayah Daerah

2 Responses to “Judul2 Tesis Perencanaan Wilayah Daerah”
  1. lanndas hiya says:

    BUTUH SIKRIPSI LENGKAP DAN SIAP MENGIKUTI PERSYARATANNYA.

    1.KAJIAN PERANAN PENGEMBANGAN KAWASAN HUTAN KOTA CANDIKA TERHADAP PERTUMBUHAN SEKTOR INFORMAL DI KELURAHAN PANGKALAN MASYHUR KECAMATAN MEDAN JOHO.

    BAB 1 NYA SAJA DAN JUDULNYA SETELAH ACC BARU DILANJUTKAN BAB 2 SAMAPAI PENUTUP HINGGA DAFTAR PUSTAKA. SEMUA KEWAJIBAN AKAN SAYA BAYAR.

  2. lanndas hiya says:

    2.ana;isis pengaruh tingkat asesibilitas wilayah terhadap perkembangan kecamatan dikota medan.

    3.pengaruh pengembangan jalan lingkar luar (outer ring road) pada pengembangan kota medan studi kasus jalan ngumban surbakti.

    4.analisis pengembangan kawasan pariwisata pantai cermin studi kasus desa pantai cermin kanan kabupaten deli serdang.

    bab 1….setelah acc baru dilanjutkan bab 2 sampai penutup langkap segala administrasi akan dibayar setelah acc bab 1 atau diterima.

    terimakasih atas perhatian dan bantuannya.

Leave a Reply