ANALISIS ATAS PELAKSANAAN AUDIT MUTU INTERNAL UNTUK MENGEVALUASI EFEKTIFITAS PELAKSANAAN SISTEM MANAJEMEN MUTU ISO 9001:2000 (Studi Kasus Pada PERUM JASA TIRTA I Malang)

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Suatu perubahan besar terjadi di lingkungan pasar yang menuntut adanya kecenderungan pertumbuhan,    penggunaan    teknologi,   penggabungan    sistem administrasi dan pengendalian. Mekanisme ini membutuhkan standarisasi yang diakui secara luas dan akurat serta mempunyai keunggulan daya saing. Tuntutan terhadap adanya suatu jaminan mutu yang diberikan pemasok terhadap pelanggan, telah melahirkan suatu standar yang lebih berorientasi pada sistem dan proses, yaitu apa yang kita kenal dengan standar sistem manajemen mutu. Untuk itu perusahaan perlu menuju pada tatanan standar mutu dan pengendalian mutu yang dikenal dengan ISO 9001:2000.

ISO   9001:2000    adalah    suatu    standar    internasional    untuk    Sistem Manajemen Mutu yang merupakan standar ISO 9000 terbaru dan paling relevan untuk saat ini. ISO 9001:2000 juga merupakan edisi revisi untuk menggantikan ISO 9001, 9002, dan 9003 versi 1994. Dibandingkan dengan ISO 9000 versi 1994, banyak persyaratan standar mutu yang telah disempurnakan dalam ISO 9001:2000.

Implementasi ISO 9001:2000 untuk sementara ini dianggap sebagai suatu jaminan kualitas bagi suatu perusahaan. Semua fungsi berdampak terhadap mutu dikendalikan secara sistematik dengan pengendalian yang dirancang dan distandarisasikan, sehingga jika diterapkan dengan benar maka keputusan mutu yang merupakan faktor yang signifikan untuk memberikan kepuasan pada pelanggan dapat dicapai. Pada awalnya, standar ini hanya dianggap sebagai tuntutan   pasar   (market   driven),   namun   dalam   perkembangannya,   ternyata memberikan  banyak  sekali  nilai  tambah  bagi  perusahaan  yang  menerapkan. Standar  Sistem  Manajemen  Mutu  ISO  9001:2000  mempunyai  pengaruh  baik untuk jangka pendek ataupun jangka panjang dan mempunyai penerapan taktis ataupun strategis, seperti peningkatan produktivitas, peningkatan efisiensi, penurunan biaya, dan peningkatan kepuasan pelanggan.

Sertifikat    ISO   yang    telah    diperoleh    tidaklah   berlaku    selamanya. Perusahaan dituntut kerja keras dalam menerapkan klausul-klausul standar yang akan diaudit oleh pemberi sertifikat selama tiga tahun, yaitu masa berlakunya sertifikat ISO     9001:2000  tersebut.   Apabila      auditor      (assesor)                            menemui penyimpangan-penyimpangan dari persyaratan standar sistem manajemen mutu yang ada, maka sertifikat akan dicabut. Sekalipun kebijakan mutu dan prosedur disiapkan dengan baik, tidak ada jaminan bahwa semua itu akan dipatuhi. Audit merupakan cara bagi organisasi untuk melakukan verifikasi bahwa prosedur telah dilaksanakan.  Pemeriksaan  teratur  (audit)  dibuat  secara  sistematis  dan  khusus untuk mengenali apakah prosedur ditaati. Salah satu kegiatan penting untuk melaksanakan pemeriksaan adalah Audit Mutu Internal (AMI).

Audit Mutu Internal merupakan salah satu dari 26 klausul yang ada di ISO 9001:2000. Dengan dilaksanakannya Audit Mutu Internal akan dapat diperoleh temuan-temuan ketidaksesuaian atau ketidakpatuhan yang terjadi antara prosedur dan instruksi kerja dengan kenyataan yang ada di lapangan, untuk kemudian diidentifikasi langkah perbaikan tindakan  koreksinya.   Temuan-temuan  ini merupakan informasi yang sangat berguna bagi perusahaan.

Dalam upaya memberikan pelayanan yang terbaik bagi pihak-pihak yang berkepentingan  (Stakeholder),  Perum  Jasa  Tirta  I  Malang  telah  menerapkan sistem manajemen mutunya dan telah menerima sertifikat ISO 9001:2000. Untuk mengevaluasi efektivitas Sistem Manajemen Mutunya, Perum Jasa Tirta I Malang melakukan Audit Mutu Internal. Melalui Audit Mutu Internal tersebut diharapkan akan ditemukan kelemahan-kelemahan dalam pelaksanaan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2000 dan dicari peluang untuk perbaikan-perbaikan menuju penyempurnaan sistem. Untuk mempertahankan pelaksanaan Sistem Manajemen Mutu tersebut agar benar-benar sesuai dengan standar maka penulis tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul “Analisis atas Pelaksanaan Audit Mutu Internal untuk Mengevaluasi Efektifitas Pelaksanaan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2000 (Studi Kasus Pada Perum Jasa Tirta I Malang)”.

1.2  Perumusan Masalah dan Pembatasan Masalah

1.2.1 Perumusan Masalah

Berdasarkan  uraian  diatas,  maka  perumusan  masalah  dalam  penelitian  ini dirumuskan sebagai berikut :

  1. Bagaimana pelaksanaan Audit Mutu Internal di Perum Jasa Tirta I Malang?
  2. Apakah  Sistem  Manajemen  Mutu  yang  diterapkan  di  Perum  Jasa  Tirta  I Malang sudah efektif dan sesuai dengan Sistem Manajemen Mutu yang ada dalam standar ISO 9001:2000 ?

1.2.2 Pembatasan Masalah

Dari perumusan masalah tersebut, peneliti perlu membatasi permasalahan agar tujuan penelitian dapat dicapai dengan baik sesuai dengan pemahaman yang mendasari penelitian, menghindari kesalahan penafsiran, serta untuk memperjelas gambaran dan arah pembahasan masalah. Pembatasan masalah dalam penelitian ini  adalah  bahwa  penelitian  dan  analisis  hanya  dilakukan  pada  Audit  Mutu Internal (klausul  8.2.2)  yang telah  dilaksanakan oleh  perusahaan    yang memperoleh sertifikat standar Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2000.

Judul terkait:

By admin on 8 August 2014 · Posted in Skripsi Akuntansi

Be the first to post a comment.